Wikipedia

Hasil penelusuran

Rabu, 20 April 2011

my love story

Sebuah jalan yang berliku yang sedang saya hadapi ketika berbicara soal masalah asmara yang sangat berliku dan menyesakkan, saya akui diri ini adalah seorang pecundang dan pemalu yang mana hanya mengharapkan suatu belas kasihan dari para lawan jenis. Kisah cinta saya lebih banyak berawal dari sebuah interaksi yang intensif antara saya dan teman wanita saya, yang mana sejalan dengan waktu saya mulai menyukainya, setiap hari selalu mencoba bertemu dengan orang yang saya sukai mulai mengatur suatu rencana agar bisa bertemu, lalu mencoba memberikan jokes yang lalu lucu sampai u perhatian lebih itu hanya permulaan, ketika sampai di tahap pertengahan disini saya mulai bingung bagaimana mengungkapkan persaan terus terang saya adalah pribadi anti penolakan, saya takut ditolak atau dia tidak menerima cintaku sehingga menjadi pecundang terus menerus.
Berawal dari summer season yang begitu indah aku bertemu dengan seseorang yang sangat menawan dia temenku sebimbingan belajar , segala cara kucoba untuk dekat denganya sampai beberapa watu berlalu. Setiap hari juga saling mengingatkan disitulah awal keberanian untuk menyukainya, pada saat itu juga dia baru saja berpisah dengan pasangany, aku pikir ini adalah kesempatan yang tepa, tapi semua tersebut sirna karena dia bilang kepadaku bahwa aku adalah sahabatnya, sebelum terjadi konflik antara aku dan dia lebih baik saya mengalah dan memendam rasa tersebut.
Awal bertemu di sebuah situs jejaringan pertemanan yang mana kita saling share karena kita adalah maba di sebuah universitas yang bagus. Berawal dari bertemu dan sering mengirim pesan pendek akhirnya kubernikan untuk bilang aku suka dia di sebuah mikrobloging sampai akhirnya terjadi sebuah konflik, beruntungnya teman-teman tidak ada yang tahu hal tersebut dan dia menganggap aku sebagai sahabatnya, catatan aku sampai sekarang masih menunggunya tidak tahu sampai tenggang berapa waktu.
Mencoba merajut asa asmara yang telah hilang berawal dari ngobrol ngobrol saling tegur sapa dan beberapa kejadian lucu membuat aku terpesona kepadanya, dengan malu malu aku mencoba minta nomor contactnya tapi banyak halangan, sampai suatu ketika dia mengirim pesan kepadaku untuk meminjam sebuah bola basket, dari situlah aku mulai berani sampai suatu ketika aku mengetik di mikrobloging bahwa aku suka padanya otomatis dia agak risih begitu, aku mencoba untuk serius tapi tidak bisa dia selalu saja diam dan menghindar setiap mention, smsku tidak pernah di balasnya,tapi semua itulah yang membuat hati ini sakit, kuputuskan untuk berjuang, sedikit demi sedikit mulai membenci hal-hal yang dia sukai. Kenapa juga susah sekali untuk menerima cintaku, apa begitu susah ngomong iya.
Anak ini lucu dia adalah teman seproduksi di sebuah wadah para sinemaker, aku sekelompok sama dia, dia adalah astradaku, dia cantik dan lucu, point of interestnya adalah gaya polosnya dan labilnya apalagi senyumanya, beberapa hari ini aku selalu melamunkanya dan berharap dia juga begitu, setiap kesempatan aku mencoba untuk mengirim pesan kepadanya tetapi dia susah untuk ngejawab maupun ngobrol biasa, mungkin dia sudah tahu kalau aku suka padanya lagi kasmaran sama dia, tetapi itu belum cukup karena waktu masih panjang, semoga yang terakir ini mampu mengisi kekosongan hati ini.
Semua ini hanyalah sebuah curahan hati yang ingin aku share di blogku ini, sepenggal kisah cinta yang menunjukan bahwa aku seorang lelaki normal yang menyukai wanita. Dan aku berharap tuhan bisa menyatukan aku dengan si astrada yang manis itu aminnnnnnnnnn.