Wikipedia

Hasil penelusuran

Sabtu, 11 Februari 2012

Dont ever overconfidence

Tulisan ini dibuat dengan sepenuh hati yang muncul tiba- tiba pada pagi ini, entah apa yang merasuki diriku sehingga muncul suatu ide menulis tetapi bukan menulis yang ilmiah, fiksi atau apa malah ingin curhat di blog yang kacau ini.

       Pagi tadi sekitar pukul 06.00 aku pergi jalan- jalan ke tugu pahlawan disana ramai dan berdesak dengan aroma baju bekas yang sangat menyengat, namun sungguh lumayan menyenangkan karena banyak cewek cakep hahahahah. Aku setiap langkah mampir ke setiap lapak niatnya bukan beli baju tetapi mengikuti cewek cakep yang seksi banget hehehe :), sampailah pada sebuah lapak dan kesempatan untuk tebar pesonapun dimulai, aku lihat dia sedang kebingungan melihat baju dan langsung aku samperin deh!, dibenak hati muncul sebuah imajinasi hmmm kayaknya kesempatan nih, muncul imajinasi kayak di ftv- ftv. Dengan wajah manisnya dia terus memilih- memilah baju yang sesuai sampailah pada suatu momen dia terlihat tersenyum padaku, kemudian dia memanggil seseorang seakan gesturnya mengarah kepadaku tanpa basa- basi aku langsung mendekatinya lalu menawarkan suatu bantuan, aku: "ada yang bisa dibantu", cewek: "bantu apa!!!, siapa kamu?" , dan sialnya dia memanggil temenya yang ada dibelakangku, alhasil aku berjalan gontai kayak orang mabuk karena sikap acuhku yang berlebihan serta harus menanggung malu.

      Sepulangnya dari tempat tersebut aku langsung cabut ke tempat warung kopi langganan di dekat kosku, sialnya penjaga warung yang rada ALAY!!!! lagi nge-playing VIERRA walhasil tambah galau dan menurunkan semangatku pagi ini. Pasti dibenak kalian kenapa aku galau karena lihat vierra, ya itu dilatarbelakangi masa lalu hehehe seperti di cerita sebelumnya love story 1 dan 2 yah silahkan dibaca sendiri. Jika manusia memiliki yang namanya LONG TERM MEMORY pasti untuk mengingatnya dibutuhkan suatu pengkodean lah Vierra itu adalah kode untuk mengingat kejadian itu, why do i feel upset after hearing vierra? yah karena si WIDI mirip dengan cewek yang lagi kutaksir dulu maupun sekarang masih. Siapa yang gak galau kalau udah terlanjur percayadiri eh ujung- ujungnya pendekatanku gak dianggap mana jadian sama orang lain lagi (aku merasakan yang namanya satir sarkas), ya memang sekarang aku menjauhinya tapi bukan berarti benci tetapi lebih ke menjaga perasaaanku saja. Nice morning with the freak experience.