Wikipedia

Hasil penelusuran

Kamis, 13 Juni 2013

PELITA HIDUPKU



Pelita Hidupku
By: Wahyu eka. s

Setiap saat aku termenung, memikirkannya
Memikirkan setiap beban dunia yang ditanggungnya
Bagaimana bisa 9 bulan dia mengandungku
Mempertahankan demi kelangsungan hidupku

Tak peduli aku ini sempurna atau tidak
Tak peduli aku ini normal atau abnormal
Tetapi dia selalu mencoba mengasihiku
Mencoba mempertahankan hidupku

Banting tulang hanya untuk sesuap nasiku
Kucuran keringatnya menjadi susuku
Tetes air matanya menjadi kebahagiaanku
Kesedihanya menjadi kebahagiaanku

Ketika beranjak dewasa seakan lupa
Pulang malam dan kenakalan menjadi biasa
Dengan tetap tegar dia tetap setia menunggu
Dengan sabar dia melihat proses pendewasaanku

Aku sering terlena oleh gelapnya dunia
Tetapi dia selalu menjadi cahaya terang bagiku
Aku terjerumus oleh paradigma kotor dunia
tetapi logikanya tetap sama mencoba meluruskaku

Dia adalah malaikat bagiku
Munafik jika tidak ada yang mengakuinya
Bodoh jika tidak sadar keberadaanya
Sosok yang mampu menenangkan jiwa

Ibu maafkan atas setiap goresan luka
Maafkan atas keegoisanku yang melukaimu
Ibu engkau selalu ada disaat aku membutuhkanmu
Ibu engkaulah pelita hidupku.

1 komentar: