Apa yang kamu pikirkan tentang PDKT atau secara harfiah berarti
pendekatan, mungkin bagi sebagian orang itu adalah sebuah proses penting untuk
mendapatkan pacar dan mungkin bagi sebagian orang hanya sebuah ritual bodoh
yang kadang menyesakan (bagi para pecundang seperti saya hahaha), mungkin ini
merupakan tulisan yang gak penting namun bacalah (iqrok hahah) agar sama- sama
tahu dan buat refrensi tindakan kedepan kalian teman.
Aku tidak akan panjang lebar namun hanya sepenggal dua penggal tiga
penggal dan penggal- penggal kata. Berawal dari sebuah yang namanya awal masuk
kuliah yang bisa diartikan oleh kita sebagai sebuah ospek atau pengkaderan,
pada waktu itu rasanya susah memasuki lingkungan baru dan orang- orang baru
harus pandai- pandai berkomunikasi dan insiatif tentunya jangan pernah jadi
introvert untuk awal langkah hidupmu di sebuah lingkungan baru. Di lingkungan
baru itu kita akan menemukan hal- hal baru seperti cinta (hahahahha), faith,
new best friend and other interesting point, layaknya sebuah orang yang baru
dilahirkan kita akan mendapatkan sebuah tantang hidup dan dalam benak akan
bertanya- Tanya what the fuck environment in there? Where is my location? Why many
fucking people on there? Why me must fallin in love? (hahahahah), abaikan tapi
tentunya dalam sebuah adaptasi akan merasakan hal seperti itu.
Hal yang paling sering di lingkungan baru adalah jatuh cinta dan aku
merasakanya, awal ospek memang awal yang indah untuk PDKT namun jangan senang
dulu awal penderitaan sesungguhnya ada di frase ini, bagaimana tidak kita harus
diarahkan kedalam sebuah pilihan antara berani atau tidak, sakit hati atau
bahagia mungkin bagi yang sudah kenal dekat dan seorang Casanova terutama
berwajah tampan memang mudah tapi bagi yang bermodal wajah ganteng enggak jelek
juga alias pas- pasan gimana ya?, jawabanya satu pasti sulit sekali seperti
yang dialami oleh yang nulis ini (hahahhahaa).
PDKT yang baik itu pada saat ada sebuah camp disana sebisa mungkin harus
bisa jadi hero buat target yang kita ingin bidik, buatlah dia nyaman dan
sebisanya harus jadi pelindung, kalau ingat waktu itu tracking malam- malam si
penulis mencoba menjadi pahlawan dengan menjadi pelindung yang baik padahal
sebenarnya juga takut (hihihihihi) yang paling berkesan ialah pegangan tangan
dengan si target dan sempat mempunyai asa untuk memiliknya tapi berlanjut ke paragraph
selanjutnya.
Ini kehidupan normal setelah masa adaptasi yang penuh dengan manis-
manis pahit- pahit, berlanjut dan berlanjut sebisanya cobalah untuk member perhatian
sama target anda ketika PDKT jangan seperti penulis pas tahu target udah punya
pacar penulis Cuma bisa diam namun kasihanya sms penulis gak pernah di bales.
Selain perhatian cobalah akrab dengan si target dalam sebuah PDKT,
jangan sekali- kali berbuat hal bodoh, secuil cerita ketika penulis mendekati
target dia selalu berbuat hal yang gak penting dan selalu berbuat ilfil tapi
itu semua kondisi itu terjadi karena hypnosis dari seorang nenek sihir
(hihihih) yah abaikan lah memang dia nenek sihir yang suka mengolok- olok.
Lakukan PDKT secara konkret dengan langkah yang intens, semisal sms dia, kalau kuliah usahakan
didekatnya, cobalah menjadi pribadi yang menyenangkan, perlu diketahui jika
penulis juga melakukan hal seperti itu mencoba menjadi pria gentle namun sang
target unresponse, tapi pada waktu itu bulan juni 2011 adalah puncak keberanian
si penulis untuk mendeklarasikan niat untuk mendapatkan hatinya, ngobrol mulai lancar
(padahal target menganggapnya guyonan), sms- smsan mulai agak lancar (padahal
mungkin target kasihan), dan hubungan intens di dunia sosial.
Langkah selanjutnya ialah don’t ever doing over and don’t be over
confidence, semua hal itu akan membuat kalian sakit hati jika nantinya ditolak,
ya kayak si penulis terlalu percaya diri bagaikan orang paling ganteng
(hhahahahaha) di dunia sehingga dengan PDnya selalu optimis pasti diterima.
Ketika PDKT ada kalanya kamu harus bertanya kepada teman target apa
benar dia suka pada kamu, ketika kamu dicuekin Tanya kepada teman target kenapa
dicuekin, penulis juga melakukan hal yang sama loh, pada waktu itu target
mengabaikan penulis dan membuat penulis jengkel lalu ditanyakan pada teman
target, mengapa target menjauhi penulis? Jawabanya simple “maaf kalau ini
menyakiti persaanmu tapi dia tahu kalau kamu suka sama dia makanya menghindar”
what the fuck dunia rasanya mau kiamat dan samapi sekarang penulis masih sakit
hati (jangan di adopsi perilaku penulis), pentingnya point don’t ever be over
confidence.
Kalau PDKTnya gagal please move on boy, no women no cry but don’t be
gay, still many girl in the world waiting man like you trust me, jangan galau
dan sakit hati menahun atau menyimpan memori ini, jangan contoh penulis yang
masih galau samapai sekarang walaupun udah move on, penulis saking galaunya menatap
muka si targetpun tidak mau, tidak mau menyapa padahal itu idul fitri, dan
pastinya dia sakit hati sampai kapanpun, sebelum si target berterus terang
bilang kalau dia gak suka penulis (konyol hahahah), dan pastinya penulis masih
menyimpan hal itu mengapa dia sakit hati, mengapa dia suka sama si target dan
itu tidak bisa dijelaskan biarlah TUHAN yang tahu (emang tuhan peduli hahaha
dengan masalah konyol dan gak penting).
Note: buat para jombloers bersemangatlah untuk ber- PDKT karena
sesungguhnya itu menjemukan, dan buat para TARGET berterus teranglah jangan
memberikan false expectation, jangan menjadi seperti TARGet si penulis yang gak
berterus terang dalam keambiguan, memang bagus niatanya tapi berterus teranglah
karena itu lebih baik, menghindar bukan best choice.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar