Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumat, 13 Juli 2012

Kisah Galau


Sebuah kisah yang mencoba aku tuliskan di layar yang hina ini, mungkin ini hanyalah sebuah unek- unek yang terus menggelayut dipemikiran saya, entah apa yang saya pikirkan dan sampai sekarang masih terbayang, apa yang membuatku harus putus asa ketika setelah sekian lama jatuh cinta sama seorang wanita, disebuah perilaku pasti ada yang melatarbelakangi seperti apa yang dijelaskan oleh freud, memang tidak mudah untuk lepas dari bayangan masa lalu dan ketika anda di dalam masa transisi menuju dewasa, berawal dari januari tahun kemarin awalnya Cuma iseng dan  ternyata berbuah yang namanya cinta begini kronologisnya (sms fact):


Sebut dia Bayu dan si cewek Nami


4 juni 2011
Bayu: hay Nami
Nami: haha iya Bayu
Bayu: kamu lagi apa?
Nami: not reply

Hari- hari berlanjut seperti biasa, kami sekelas di dua mata kuliah dan itu membuatku semangat untuk menjalani hari- hari indah itu (subjektif).


7 juni 2011
Bayu: eh kamu tahu gak, kalau kamu itu kok?
Nami: Kok apa?
Bayu: ehm apa ya?
Nami: ayu apa jelek?
Bayu: Jelek hahahha, lagi dimana kamu?
Nami: kok mayak kamu, lagi di gramex foto- foto.

Singkat cerita namun cukup bagiku


8 juni 2011
Bayu: eh aku mau gombalin kamu boleh
Nami: Boleh
Bayu: tapi entar ya
Nami: lebih baik di ekspose kali
Bayu: aduh jangan
Nami: ho ya ih malu- malu kucing deh hahahah
Bayu: siapa yang malu, tunggu ya
Nami: tulis di twitter tapi
Bayu: oke

Iam forget about the text


10 juni 2011
Bayu: apa kabar?
Nami: baik

Masih belum curiga, dan terbutakan oleh cinta


11 juni 2011
Bayu: Lagi apa?
Nami: ke sofa nonton tv, no where to go, it just so good laying down on a coach while watched those great movie.
Bayu: Maksudnya laying down? Kamu nonton itu ya?
Nami: Laying itu bohong, down itu bawah,heem itu salah satu yang aku lihat tadi lihat banyak aku.
Bayu: eh yang di foto fb itu siapa ya, kembaranmu ya?
Nami: lihat juga, ha emang siapa kembaranku?
Bayu: mpok atik
Nami: kok mayak
Bayu: tapi tetep cantik kok
Nami: oh gitu ya
Bayu: iya hehehe

Masih belum merasakan kejanggalan


12 juni 2011
Bayu: halo apa kabar?
Nami: not reply
Bayu: ekspresimu lo
Nami: ekspresi apa?
Bayu: ekspresi wajahmu
Nami: not reply

Masih berpikir postif waktu itu bertepatan dengan liburan semester, tapi dari awal aku mulai curiga kalau ini gak akan mulus apalagi aku ini hanyalah sampah, berhari- hari berlalu aku mencoba sms tapi tak kunjung dibalas, aku psotif saja mungkin belum waktunya, dan saat itupun tiba.


17 juni 2011
Bayu: hay
Nami: ini siapa ya
Bayu: aku bayu
Nami: bayu siapa?

Yah mulai kelihatan kalau ini memang suatu pertanda apa lagi atitudenya mulai berubah dari yang dulu lumayan ramah ke jutek dan coba silent setiap dan akupun terus bertanya- kenapa dan kenapa, sampai akhirnya ini klimaksnya.


10 juli 2011
Bayu: eh boleh nanya gak
Temen Nami: iya tanya apa
Bayu: Kenapa kok name ngehindarin aku?
Temen  Nami: Sebelum aku jawab, kamu suka sama name?
Bayu: Iya
T emen nami: Maaf sebelumnya kalau ini menyakiti kamu, tetapi dia udah tahu kalau kamu suka makanya dia ngehindar
Bayu: oh ya sudah makasih ya.

Dan seketika hati ini remuk, kabut menyelimuti otak dan badaipun menghembus kencang, entah kenapa kok berakhir begini, kenapa tidak sama dengan mimpi, kenapa ya? Aku sempat bepikir apa aku kurang tampan (memang) apa karena lainya, kok gak ada alas an pastinya, dan pada saat itu pula aku malas bertemu denganya sepatah katapun tidak keluar entah aku salah atau apa tapi ini memang seperti yang dia inginkan, aku tahu maksudnya baik tetapi alangkah baiknya terus terang toh gak akan sesakit ini, dan pada waktu itu aku berjanji pada diriku sendiri untuk menghindarinya, entah ini baik atau tidak tapi aku terlanjur sakit hati sampai sekarang, galau dan aku akan galau selamanya entah kapan dan sampai kapan, biarkanlah waktu bejalan dan menjawab sebuah kegelisahan jiwa dan batin.

 

Nb: aku memang salah karena jatuh cinta dengan orang yang keliru, baik bukan berarti dia suka sama kamu lihatlah dulu apa maunya dan kenapa dia begitu dan jangan pernah terlalu percaya diri, pada intinya kenalilah sebelum tertarik, dan jangan pernah sakit hati hanya karena hal yang beginian.

Nb: aku masih berharap mimpi itu nyata, tapi itu bullshit, kepikiran bukan berarti mau berteman lagi.

 


Tidak ada komentar: