Sebuah kisah yang mencoba aku tuliskan di layar yang hina ini, mungkin ini hanyalah sebuah unek- unek yang terus menggelayut dipemikiran saya, entah apa yang saya pikirkan dan sampai sekarang masih terbayang, apa yang membuatku harus putus asa ketika setelah sekian lama jatuh cinta sama seorang wanita, disebuah perilaku pasti ada yang melatarbelakangi seperti apa yang dijelaskan oleh freud, memang tidak mudah untuk lepas dari bayangan masa lalu dan ketika anda di dalam masa transisi menuju dewasa, berawal dari januari tahun kemarin awalnya Cuma iseng dan ternyata berbuah yang namanya cinta begini kronologisnya (sms fact):
Sebut dia Bayu dan si cewek Nami
4 juni 2011
Bayu: hay Nami
Nami: haha iya Bayu
Bayu: kamu lagi apa?
Nami: not reply
Hari- hari berlanjut seperti biasa, kami sekelas di dua mata kuliah dan itu membuatku semangat untuk menjalani hari- hari indah itu (subjektif).
7 juni 2011
Bayu: eh kamu tahu
gak, kalau kamu itu kok?
Nami: Kok apa?
Bayu: ehm apa ya?
Nami: ayu apa jelek?
Bayu: Jelek hahahha,
lagi dimana kamu?
Nami: kok mayak kamu,
lagi di gramex foto- foto.
Singkat cerita namun cukup bagiku
8 juni 2011
Bayu: eh aku mau
gombalin kamu boleh
Nami: Boleh
Bayu: tapi entar ya
Nami: lebih baik di
ekspose kali
Bayu: aduh jangan
Nami: ho ya ih malu-
malu kucing deh hahahah
Bayu: siapa yang malu,
tunggu ya
Nami: tulis di twitter
tapi
Bayu: oke
Iam forget about the text
10 juni 2011
Bayu: apa kabar?
Nami: baik
Masih belum curiga, dan terbutakan oleh cinta
11 juni 2011
Bayu: Lagi apa?
Nami: ke sofa nonton
tv, no where to go, it just so good laying down on a coach while watched those
great movie.
Bayu: Maksudnya laying
down? Kamu nonton itu ya?
Nami: Laying itu
bohong, down itu bawah,heem itu salah satu yang aku lihat tadi lihat banyak
aku.
Bayu: eh yang di foto
fb itu siapa ya, kembaranmu ya?
Nami: lihat juga, ha
emang siapa kembaranku?
Bayu: mpok atik
Nami: kok mayak
Bayu: tapi tetep
cantik kok
Nami: oh gitu ya
Bayu: iya hehehe
Masih belum merasakan kejanggalan
12 juni 2011
Bayu: halo apa kabar?
Nami: not reply
Bayu: ekspresimu lo
Nami: ekspresi apa?
Bayu: ekspresi wajahmu
Nami: not reply
Masih berpikir postif waktu itu bertepatan dengan liburan semester, tapi dari awal aku mulai curiga kalau ini gak akan mulus apalagi aku ini hanyalah sampah, berhari- hari berlalu aku mencoba sms tapi tak kunjung dibalas, aku psotif saja mungkin belum waktunya, dan saat itupun tiba.
17 juni 2011
Bayu: hay
Nami: ini siapa ya
Bayu: aku bayu
Nami: bayu siapa?
Yah mulai kelihatan kalau ini memang suatu pertanda apa lagi atitudenya mulai berubah dari yang dulu lumayan ramah ke jutek dan coba silent setiap dan akupun terus bertanya- kenapa dan kenapa, sampai akhirnya ini klimaksnya.
10 juli 2011
Bayu: eh boleh nanya
gak
Temen Nami: iya tanya
apa
Bayu: Kenapa kok name
ngehindarin aku?
Temen Nami: Sebelum aku jawab, kamu suka sama name?
Bayu: Iya
T emen nami: Maaf
sebelumnya kalau ini menyakiti kamu, tetapi dia udah tahu kalau kamu suka
makanya dia ngehindar
Bayu: oh ya sudah
makasih ya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar