Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumat, 13 Juli 2012

Fenomena gila


Ngeklaim adalah yang paling substansial yang pernah ada mungkin merupakan kepuasaan tersendiri, entah apa maksud hal tersebut, akhir- akhir ini banyak sekali contah klaim entah klaim anak, pacar atau apapun, mungkin lagi trendnya yang namanya klaim- mengklaim.
Bicara soal klaim akhir- akhir ini banyak sekali soal itu yang namanya klaim, yang masih hangat seprti kopi yang baru dibuat ialah KLAIM tari tor- tor oleh komunitas batak Malaysia yang ingin tari tersebut diangkat sebagai warisan budaya Malaysia, banyak sekali respond entah yang hanya ikut- ikutan, pemerhati ataupun masyrakat yang terlanjur terprovokasi.
Ada poin menarik ketika ada isu terebut yaitu maraknya yang bikin status di socmed akan hal tersebut temasuk ane sebagai yang nulis tulisan ini, menurutku sih boleh saja reaktif tapi jangan terlalu reaktif, bijaknya kalian memuat akan isu tersebut harus disertai dengan wawasan akan hal tersebut jangan ikut- ikutan karena itu memalukan percaya deh. Banyak yang saya lihat di socmed yang ada malah bukan membikin suatu penjelasan malahan mereka membuat suatu provokasi implicit ataupun eksplisit yang akan berujung kepada yang namanya “konfrontasi” dan itu sangat merugikan sekali.
Boleh- boleh saja membuat suatu tulisan di socmed tetapi harus didampingi dengan wawasan yang cukup biar enggak malu- maluian. Ngomong- ngomong soal reaktif masyarakat kita sangat mudah terprovokasi hal yang tidak jelas dan terkadang cuma ikut- ikutan “eksistensialis” yang terkadang bikin tertawa seluruh dunia, mereka reaktif tetapi kalau membuat penjiplakan atau mengakui karya orang lain sangat hobi sekali, bisa dilihat mulai dari pajak, “palak” ataupun pemalsuan merek, bukti silahkan dicari di pasar- pasar.
Ada sebuah kejadian lucu ketika ada seseorang yang membuat sebuah status tentang kalim negari tetangga tersebut, dia nulis berapi- api sekali tapi pas ditanya asal- usul hal yang ditulis dia tidak tahu dan beberapa saat browsing dan baru tahu (hahahahahahaha), bukan niat untuk menyingung atau apa bijaknya kita jangan terlalu reaktif kalau belum tahu sumber yang pasti, kebenaran media itu Cuma 50:50 dan terkadang memuat sebuah kepalsuan dengan agenda tertentu, media dewasa ini hanya sebagai alat politis untuk menggapai yang namanya popularitas atau hanya rating semata, contoh kasus sukhoi banyak media yang meliput tenatang kejadian naas tersebut tapi disisi lain mereka tidak memiklirkan kondisi psikis dari korban malahan ketika wawancara mereka cenderung memancing “tangis” keluarga korban.
Sebenarnya susah- susah gampang untuk melindungi apa yang menjadi milik kita yaitu caranya ialah mengenali, belajar dengan begitu secara tidak langsung kita akan ikut berpartisipasi melestarikan apa yang namanya “budaya”, mungkin dari sekarang mulai digalakan cinta budaya negeri dengan memasukan pelajaran tentang kebudayaan di sekolah- sekolah dan memperbanyak event yang secara tidak langsung akan mengenali budaya tersebut tapi semua itu tergantung pemerintah dan individu yang menjalaninya, “the little error can make great error” hal kecil kalau dibiarkan berlarut- larut akan menjadi sebuah momok agung yang menakutkan, apa susahnya mengenal dan belajar karena itu akan menambah wawasan daripada “sok tahu” tapi tidak tahu dan mulai sekarang harus lebih menghormati karya seni apapun semisal seupama anak zaman sekarang yang rata- rata cenderung menganggap kampungan budaya semisal bahasa jawa, lalu music campursari ketika diklaim mereka koar- koar gak jelasa tapi sehari- harinya mengolok- ngolok dan tidak mengerti apa itu yang namanya nasionalisme malahan kita kan ditertawakan oleh orang luar sana dan menganggap kita “bodoh”.
Intinya ayo kawan- kawan kita mulai mengenal, mencoba belajar, memahami dan mengenalkan yang secara tidak langsung akan melindungi apa yang semestinya menjadi milik kita karena dunia akan melihat hal tersebut.


Kisah Galau


Sebuah kisah yang mencoba aku tuliskan di layar yang hina ini, mungkin ini hanyalah sebuah unek- unek yang terus menggelayut dipemikiran saya, entah apa yang saya pikirkan dan sampai sekarang masih terbayang, apa yang membuatku harus putus asa ketika setelah sekian lama jatuh cinta sama seorang wanita, disebuah perilaku pasti ada yang melatarbelakangi seperti apa yang dijelaskan oleh freud, memang tidak mudah untuk lepas dari bayangan masa lalu dan ketika anda di dalam masa transisi menuju dewasa, berawal dari januari tahun kemarin awalnya Cuma iseng dan  ternyata berbuah yang namanya cinta begini kronologisnya (sms fact):


Sebut dia Bayu dan si cewek Nami


4 juni 2011
Bayu: hay Nami
Nami: haha iya Bayu
Bayu: kamu lagi apa?
Nami: not reply

Hari- hari berlanjut seperti biasa, kami sekelas di dua mata kuliah dan itu membuatku semangat untuk menjalani hari- hari indah itu (subjektif).


7 juni 2011
Bayu: eh kamu tahu gak, kalau kamu itu kok?
Nami: Kok apa?
Bayu: ehm apa ya?
Nami: ayu apa jelek?
Bayu: Jelek hahahha, lagi dimana kamu?
Nami: kok mayak kamu, lagi di gramex foto- foto.

Singkat cerita namun cukup bagiku


8 juni 2011
Bayu: eh aku mau gombalin kamu boleh
Nami: Boleh
Bayu: tapi entar ya
Nami: lebih baik di ekspose kali
Bayu: aduh jangan
Nami: ho ya ih malu- malu kucing deh hahahah
Bayu: siapa yang malu, tunggu ya
Nami: tulis di twitter tapi
Bayu: oke

Iam forget about the text


10 juni 2011
Bayu: apa kabar?
Nami: baik

Masih belum curiga, dan terbutakan oleh cinta


11 juni 2011
Bayu: Lagi apa?
Nami: ke sofa nonton tv, no where to go, it just so good laying down on a coach while watched those great movie.
Bayu: Maksudnya laying down? Kamu nonton itu ya?
Nami: Laying itu bohong, down itu bawah,heem itu salah satu yang aku lihat tadi lihat banyak aku.
Bayu: eh yang di foto fb itu siapa ya, kembaranmu ya?
Nami: lihat juga, ha emang siapa kembaranku?
Bayu: mpok atik
Nami: kok mayak
Bayu: tapi tetep cantik kok
Nami: oh gitu ya
Bayu: iya hehehe

Masih belum merasakan kejanggalan


12 juni 2011
Bayu: halo apa kabar?
Nami: not reply
Bayu: ekspresimu lo
Nami: ekspresi apa?
Bayu: ekspresi wajahmu
Nami: not reply

Masih berpikir postif waktu itu bertepatan dengan liburan semester, tapi dari awal aku mulai curiga kalau ini gak akan mulus apalagi aku ini hanyalah sampah, berhari- hari berlalu aku mencoba sms tapi tak kunjung dibalas, aku psotif saja mungkin belum waktunya, dan saat itupun tiba.


17 juni 2011
Bayu: hay
Nami: ini siapa ya
Bayu: aku bayu
Nami: bayu siapa?

Yah mulai kelihatan kalau ini memang suatu pertanda apa lagi atitudenya mulai berubah dari yang dulu lumayan ramah ke jutek dan coba silent setiap dan akupun terus bertanya- kenapa dan kenapa, sampai akhirnya ini klimaksnya.


10 juli 2011
Bayu: eh boleh nanya gak
Temen Nami: iya tanya apa
Bayu: Kenapa kok name ngehindarin aku?
Temen  Nami: Sebelum aku jawab, kamu suka sama name?
Bayu: Iya
T emen nami: Maaf sebelumnya kalau ini menyakiti kamu, tetapi dia udah tahu kalau kamu suka makanya dia ngehindar
Bayu: oh ya sudah makasih ya.

Dan seketika hati ini remuk, kabut menyelimuti otak dan badaipun menghembus kencang, entah kenapa kok berakhir begini, kenapa tidak sama dengan mimpi, kenapa ya? Aku sempat bepikir apa aku kurang tampan (memang) apa karena lainya, kok gak ada alas an pastinya, dan pada saat itu pula aku malas bertemu denganya sepatah katapun tidak keluar entah aku salah atau apa tapi ini memang seperti yang dia inginkan, aku tahu maksudnya baik tetapi alangkah baiknya terus terang toh gak akan sesakit ini, dan pada waktu itu aku berjanji pada diriku sendiri untuk menghindarinya, entah ini baik atau tidak tapi aku terlanjur sakit hati sampai sekarang, galau dan aku akan galau selamanya entah kapan dan sampai kapan, biarkanlah waktu bejalan dan menjawab sebuah kegelisahan jiwa dan batin.

 

Nb: aku memang salah karena jatuh cinta dengan orang yang keliru, baik bukan berarti dia suka sama kamu lihatlah dulu apa maunya dan kenapa dia begitu dan jangan pernah terlalu percaya diri, pada intinya kenalilah sebelum tertarik, dan jangan pernah sakit hati hanya karena hal yang beginian.

Nb: aku masih berharap mimpi itu nyata, tapi itu bullshit, kepikiran bukan berarti mau berteman lagi.

 


Selasa, 22 Mei 2012

PDKT, what the shit with that?


Apa yang kamu pikirkan tentang PDKT atau secara harfiah berarti pendekatan, mungkin bagi sebagian orang itu adalah sebuah proses penting untuk mendapatkan pacar dan mungkin bagi sebagian orang hanya sebuah ritual bodoh yang kadang menyesakan (bagi para pecundang seperti saya hahaha), mungkin ini merupakan tulisan yang gak penting namun bacalah (iqrok hahah) agar sama- sama tahu dan buat refrensi tindakan kedepan kalian teman.
Aku tidak akan panjang lebar namun hanya sepenggal dua penggal tiga penggal dan penggal- penggal kata. Berawal dari sebuah yang namanya awal masuk kuliah yang bisa diartikan oleh kita sebagai sebuah ospek atau pengkaderan, pada waktu itu rasanya susah memasuki lingkungan baru dan orang- orang baru harus pandai- pandai berkomunikasi dan insiatif tentunya jangan pernah jadi introvert untuk awal langkah hidupmu di sebuah lingkungan baru. Di lingkungan baru itu kita akan menemukan hal- hal baru seperti cinta (hahahahha), faith, new best friend and other interesting point, layaknya sebuah orang yang baru dilahirkan kita akan mendapatkan sebuah tantang hidup dan dalam benak akan bertanya- Tanya what the fuck environment in there? Where is my location? Why many fucking people on there? Why me must fallin in love? (hahahahah), abaikan tapi tentunya dalam sebuah adaptasi akan merasakan hal seperti itu.
Hal yang paling sering di lingkungan baru adalah jatuh cinta dan aku merasakanya, awal ospek memang awal yang indah untuk PDKT namun jangan senang dulu awal penderitaan sesungguhnya ada di frase ini, bagaimana tidak kita harus diarahkan kedalam sebuah pilihan antara berani atau tidak, sakit hati atau bahagia mungkin bagi yang sudah kenal dekat dan seorang Casanova terutama berwajah tampan memang mudah tapi bagi yang bermodal wajah ganteng enggak jelek juga alias pas- pasan gimana ya?, jawabanya satu pasti sulit sekali seperti yang dialami oleh yang nulis ini (hahahhahaa).
PDKT yang baik itu pada saat ada sebuah camp disana sebisa mungkin harus bisa jadi hero buat target yang kita ingin bidik, buatlah dia nyaman dan sebisanya harus jadi pelindung, kalau ingat waktu itu tracking malam- malam si penulis mencoba menjadi pahlawan dengan menjadi pelindung yang baik padahal sebenarnya juga takut (hihihihihi) yang paling berkesan ialah pegangan tangan dengan si target dan sempat mempunyai asa untuk memiliknya tapi berlanjut ke paragraph selanjutnya.
Ini kehidupan normal setelah masa adaptasi yang penuh dengan manis- manis pahit- pahit, berlanjut dan berlanjut sebisanya cobalah untuk member perhatian sama target anda ketika PDKT jangan seperti penulis pas tahu target udah punya pacar penulis Cuma bisa diam namun kasihanya sms penulis gak pernah di bales.
Selain perhatian cobalah akrab dengan si target dalam sebuah PDKT, jangan sekali- kali berbuat hal bodoh, secuil cerita ketika penulis mendekati target dia selalu berbuat hal yang gak penting dan selalu berbuat ilfil tapi itu semua kondisi itu terjadi karena hypnosis dari seorang nenek sihir (hihihih) yah abaikan lah memang dia nenek sihir yang suka mengolok- olok.
Lakukan PDKT secara konkret dengan langkah yang intens, semisal sms dia, kalau kuliah usahakan didekatnya, cobalah menjadi pribadi yang menyenangkan, perlu diketahui jika penulis juga melakukan hal seperti itu mencoba menjadi pria gentle namun sang target unresponse, tapi pada waktu itu bulan juni 2011 adalah puncak keberanian si penulis untuk mendeklarasikan niat untuk mendapatkan hatinya, ngobrol mulai lancar (padahal target menganggapnya guyonan), sms- smsan mulai agak lancar (padahal mungkin target kasihan), dan hubungan intens di dunia sosial.
Langkah selanjutnya ialah don’t ever doing over and don’t be over confidence, semua hal itu akan membuat kalian sakit hati jika nantinya ditolak, ya kayak si penulis terlalu percaya diri bagaikan orang paling ganteng (hhahahahaha) di dunia sehingga dengan PDnya selalu optimis pasti diterima.
Ketika PDKT ada kalanya kamu harus bertanya kepada teman target apa benar dia suka pada kamu, ketika kamu dicuekin Tanya kepada teman target kenapa dicuekin, penulis juga melakukan hal yang sama loh, pada waktu itu target mengabaikan penulis dan membuat penulis jengkel lalu ditanyakan pada teman target, mengapa target menjauhi penulis? Jawabanya simple “maaf kalau ini menyakiti persaanmu tapi dia tahu kalau kamu suka sama dia makanya menghindar” what the fuck dunia rasanya mau kiamat dan samapi sekarang penulis masih sakit hati (jangan di adopsi perilaku penulis), pentingnya point don’t ever be over confidence.
Kalau PDKTnya gagal please move on boy, no women no cry but don’t be gay, still many girl in the world waiting man like you trust me, jangan galau dan sakit hati menahun atau menyimpan memori ini, jangan contoh penulis yang masih galau samapai sekarang walaupun udah move on, penulis saking galaunya menatap muka si targetpun tidak mau, tidak mau menyapa padahal itu idul fitri, dan pastinya dia sakit hati sampai kapanpun, sebelum si target berterus terang bilang kalau dia gak suka penulis (konyol hahahah), dan pastinya penulis masih menyimpan hal itu mengapa dia sakit hati, mengapa dia suka sama si target dan itu tidak bisa dijelaskan biarlah TUHAN yang tahu (emang tuhan peduli hahaha dengan masalah konyol dan gak penting).
Note: buat para jombloers bersemangatlah untuk ber- PDKT karena sesungguhnya itu menjemukan, dan buat para TARGET berterus teranglah jangan memberikan false expectation, jangan menjadi seperti TARGet si penulis yang gak berterus terang dalam keambiguan, memang bagus niatanya tapi berterus teranglah karena itu lebih baik, menghindar bukan best choice.

Selasa, 15 Mei 2012

Menolak Lupa Pahlawanku

Menolak Lupa Pahlawanku
Wahyu eka.s

Waktu terus berputar dengan derasnya
Tak terasa sekarang telah berganti zaman
Dari musim kerancuan ke musim yang bercahaya
Dari zaman jahiliyah ke zaman pencerahan
Semua berputar tanpa arah tanpa dimengerti
Semula hidup seperti di dalam batu yang kejam
Semula hidup itu penuh teka- teki
Lalu merasakan apa yang namanya kebebasan tanpa suara kesuraman
Pantaskah hanya melihat tanpa meresapi
Duduk santai seperti raja
Makan dengan lahapnya bak seorang pemangku negeri
Minum dengan sepuasnya bak putra raja
Tanpa disadari kita hanya berdiam diri
Menikmati setiap air mata yang bercucuran
Menikmati setiap tetes darah yang membumi
Menikmati apa yang tidak pernah mereka rasakan
Menikmati apa yang mereka tidak pernah dapatkan
Mengapa hanya diam seolah sedang menikmati senda gurau
Tidak ingatkah kita akan jasa mereka
Yang bertarung bak seorang kesetanan untuk dirimu
Yang meninggalkan kenikmatan dan indahnya dunia
Apa yang kau pikirkan hanya berdiam dan berkicau di dunia maya
Terdiam dan tertawa menikmati dunia
Tidak adakah waktu untuk merenung dan menghormati mereka
Tidak adakah waktu untuk mencoba mengheningkan cipta
Ataukah zaman yang semakin maju telah mencuci otakmu dan otakku
Ataukah kalian merasa mampu
Membebaskan Negeri ini hanya dengan logikamu
Wahai kawanku apa kalian mampu seperti mereka
Wahai kawanku renungkanlah apa yang kita renungkan
Walaupun hanya sederhana setidaknya kalian tahu sengsaranya
Walaupun hanya sebatas penghormatan
Wahai kawanku jangan sia- siakan perjuangan pendahulumu
Lakukan yang terbaik untuk negerimu
Dengan hal yang kecil namun itu usahamu
Walaupun sekelumit atau secuil kuku
Pahlawanku terimakasih atas jasamu
Akan kukenang engkau sebagai inspirasiku
Kusimpan erat dalam bejana kebajikan yang abadi seutuhnya
10 november kita menunjukan kita tidak lemah seperti batu, karena kita Indonesia.




Sepenggal Quotation @wahyuekas

"when the sun goes down, i guess you feel burn like baked chicken."

" i believe god because iam sure, but iam not sure, where is the god know?, i dont know who is god? and iam still searching about conviction, and how to get it!!!!!"


"Apakah benar adanya pemahaman jika Tuhan bisa dirasionalkan? Apa percaya kepada Tuhan harus dibuktikan dengan wujudNYA atau dengan bukti nyatanya?, Aku percaya Tuhan karena ketidaktahuanku dan rasa penasaranku, karena tidak tahu aku akan terus mencari, apa benar adanya begitu."
 
 
"Bukti kalau Tuhan itu ada bermacam- macam, bisa dianggap sebuah hal yang bisa dirasionalkan atau dirasiokan namun menurut sebagian khalayak merupakan sesuatu yang GAIB, apa nasib, mati, lahir bisa dirasionalkan atau dirasiokan?"

" What is truth? where is faith? how to become good human? are you believe if god live? god live or never live?"

 "Make music everyday and you will be happier."

"Bergoyang dengan diri ditemani sebuah alunan distorsi membuat lupa diri, siapa sebenarnya kita?"

"Love like as destination, not is not pure 100% love but love is desire"

"Tuhan mencintai kita bukan berarti kita boleh mencabuli Tuhan"

"Perbedaan sosial yang di dalam masyarakat merupaka sebuah hasil karya dari kelas atas, kaum yang dominan melalui kekuasan feodal, melalu AGAMA dan juga intuisi lainya. dilandasi pemikiran Karl Marx maupun Aidit."

"Menikmati langit, berpikir logis terhadap semua kejadian dan mengapa terjadi.Merenung, instropeksi diri atas semua kejadian yang telah terjadi"

Tanda cinta bertepuk sebelah tangan (true story)

Pasti semua orang berkeinginan untuk menemukan dan menjalin suatu hubungan dekat dengan seseorang, namu hal tersebut tak selamanya berakhir dalam hubungan asmara ibaratnya sih sad ending. Namun bagaimana jika si dia menyukai perilaku dan sikap Anda, namun ia tak kunjung memberikan sebuah tanda untuk menyatakan perasaannya.Pasti semua orang akan merasakan yang namanya jatuh cinta terkadang dia menganggap perlakuan kita kepada dia lebih seperti seorang teman daripada jalan menjadi seorang kekasih. Atau, bsa jadi dia telah medetect sebuah sinyal-sinyal cinta yang Anda kirim namun dia bersikap tak acuh.
Memang karangan bebas ini bisa dikatakan sebagai karya sampah, namun ini semua berdasarkan pengalaman saya, untuk mempersingkat waktu biar gak terus- terusan sakit hati, sebaiknya cari tahu apakah hubungan kita dan dia itu lebih dari sekadar teman baginya atau tidak, beberapa hal ketika cinta kita bertepuk sebelah tangan:

Kita sebagai pihak yang suka pasti selalu memulai
Kitalah orang yang paling antusias mengajaknya menonton ngobrol atau sekedar dating. kita pulalah yang harus memancing pembicaraan dan alur pembicaraan di antara kalian. Kalau kita yang selalu mengawali pesan singkat dan telepon, berarti kemungkinan besar hanya kita sendiri yang jatuh hati padanya dan terlalau over confidence.
Dia keseringan curhat tentang orang lain
Curhat memang merupakan kegiatan yang paling asik jika kita sedang dekat, namun ketika si dia curhat tentang perasaannya terhadap wanita/cowok lain saat sedang menyukai si dia tanpa memedulikan perasaan kita. Ini menunjukkan dia memercayai kita hanya sebagai teman dan tidak lebih.
Tidak menghiraukan kita
Lazimnya saat pria menyukai seorang wanita, ia akan berusaha bertindak layaknya superhero, menghibur, menggoda dan mengetahui waktu-waktu khusus Anda. Namun terkadang, nyatanya si dia yang kita pedulikan tak terlalu peduli pada kita malahan dia cuek bebek dan mengenaskan. Terkadang Dia tidak pernah menanggapi godaan yang kita lancarkan dan parahnya dia menghindari itu dan Cuma tertawa.
Dia berusaha menghindar
Setelah sekian lama dekat istilahnya “PDKT”, dia mencoba menghindari kita tanpa perasaan iba atau ibaratnya bersalah dan tidak acuh disetiap kita mencoba peduli padanya, terkadang dia menghindar tanpa sebab dan diam dengan dalih menjaga perasaan kita padahal itu bulshit. Jika ceritanya demikian, tak ada gunanya berniat mengubah perasaannya menjadi cinta pada dia.

note: Hal yang bisa dilakukan adalah sumpah serapah, semoga berbalik pada dia, diam dan jangan hiraukan dia hahahaa, itu ceritaku- ceritamu apa?

Jumat, 02 Maret 2012

Aparat Keparat

            Entah apa yang saya rasakan ini hanya perasaan jengkel atau sebuah pelampiasan kemarahan, apa ini pertanda akhir zaman atau apa?, entahlah saya juga kurang paham. Saya tidak habis pikir sama pola pikir aparat yang ada di Negara ini entah apa yang salah apakah itu akibat dari sebuah paham yang keliru atau sebuah budaya negatif yang coba dilestarikan, barusan tadi saya mengalami sebuah treatment yang kurang menyenangkan dari seorang oknum memang saya yang salah karena melanggar marka (sedikit melewati garis akibat jalan padat) tapi yang saya sayangkan adalah attitude dari si oknum yang sengaja memangsa para pengendara motor demi sebuah uang recehan padahal saya lihat di sebelah sana sedang terjadi kecelakaan lalu lintas kecil entah apa yang ada dipikirannya sehingga tak acuh dengan hal tersebut.
            Attitude mereka cukup disoroti ketika saya meminta sebuah slip biru tetapi mereka malah mengancam akan menulis denda yang banyak kontan hanya bisa terpaku strategi apa yang harus dilancarkan agar tidak ada negoisasi ”titip denda” tetapi akibat kurangnya akan pengetahuan tentang UU lalu lintas maka saya harus rela uang saya diambil paksa oleh mereka entah itu diserahkan ke kejaksaan atau ditaruh dikantong lebar mereka, tapi yang paling disayangkan ialah ketika mengambil uang mereka seakan menunjukan keserakahanya dengan langsung menyaut uang tanpa kompromi dengan senyum masam dan ucapan “terima kasih, lain kali jangan diulangi” dengan suara yang jauh dari yang namanya IKHLAS. Lalu dari kejadian tersebut sebenarnya apa yang salah apa itu akibat dari pengalaman masa lalunya yang tidak pernah dikasih uang jajan sama orang tuanya atau pengalaman traumatisnya karena sering dipalak atau ada yang salah dengan sistem perekrutan mereka ketika awal- awal menjadi seorang aparat atau jangan- jangan itu sebagai kompensasi atas hilangnya berpuluh- puluh juta uang mereka ketika awal menjadi seorang aparat sehingga mereka mencari talangan untuk menutupi kemiskinan mereka dan juga untuk melanggengkan budaya mereka yang memalak secara halus entah, tapi bagi saya aparat yang jujur itu cuma RAMBU LALU LINTAS dan POLISI TIDUR, semoga ini tidak terulang atau akan menjadi awal tindakan kea rah WHITE COLLAR CRIME.

Sabtu, 11 Februari 2012

Dont ever overconfidence

Tulisan ini dibuat dengan sepenuh hati yang muncul tiba- tiba pada pagi ini, entah apa yang merasuki diriku sehingga muncul suatu ide menulis tetapi bukan menulis yang ilmiah, fiksi atau apa malah ingin curhat di blog yang kacau ini.

       Pagi tadi sekitar pukul 06.00 aku pergi jalan- jalan ke tugu pahlawan disana ramai dan berdesak dengan aroma baju bekas yang sangat menyengat, namun sungguh lumayan menyenangkan karena banyak cewek cakep hahahahah. Aku setiap langkah mampir ke setiap lapak niatnya bukan beli baju tetapi mengikuti cewek cakep yang seksi banget hehehe :), sampailah pada sebuah lapak dan kesempatan untuk tebar pesonapun dimulai, aku lihat dia sedang kebingungan melihat baju dan langsung aku samperin deh!, dibenak hati muncul sebuah imajinasi hmmm kayaknya kesempatan nih, muncul imajinasi kayak di ftv- ftv. Dengan wajah manisnya dia terus memilih- memilah baju yang sesuai sampailah pada suatu momen dia terlihat tersenyum padaku, kemudian dia memanggil seseorang seakan gesturnya mengarah kepadaku tanpa basa- basi aku langsung mendekatinya lalu menawarkan suatu bantuan, aku: "ada yang bisa dibantu", cewek: "bantu apa!!!, siapa kamu?" , dan sialnya dia memanggil temenya yang ada dibelakangku, alhasil aku berjalan gontai kayak orang mabuk karena sikap acuhku yang berlebihan serta harus menanggung malu.

      Sepulangnya dari tempat tersebut aku langsung cabut ke tempat warung kopi langganan di dekat kosku, sialnya penjaga warung yang rada ALAY!!!! lagi nge-playing VIERRA walhasil tambah galau dan menurunkan semangatku pagi ini. Pasti dibenak kalian kenapa aku galau karena lihat vierra, ya itu dilatarbelakangi masa lalu hehehe seperti di cerita sebelumnya love story 1 dan 2 yah silahkan dibaca sendiri. Jika manusia memiliki yang namanya LONG TERM MEMORY pasti untuk mengingatnya dibutuhkan suatu pengkodean lah Vierra itu adalah kode untuk mengingat kejadian itu, why do i feel upset after hearing vierra? yah karena si WIDI mirip dengan cewek yang lagi kutaksir dulu maupun sekarang masih. Siapa yang gak galau kalau udah terlanjur percayadiri eh ujung- ujungnya pendekatanku gak dianggap mana jadian sama orang lain lagi (aku merasakan yang namanya satir sarkas), ya memang sekarang aku menjauhinya tapi bukan berarti benci tetapi lebih ke menjaga perasaaanku saja. Nice morning with the freak experience.